Pupuk Ajaib Ala Haji Eng

Saat selancar di ruang maya untuk mencari alat petik buah, kami menemukan ramuan yang dibuat oleh Haji Bong A. Eng pria kelahiran 05 Januari 1962, dia membuat racikan pupuk yang dapat menghasilkan 13 tunas pisang dalam satu batang, ini semoga bisa berguna bagi petani kebun kita.



Bahan-bahan:
  • 3 buah air kelapa muda
  • 2 kg rumput rawa
  • 2 ons bawang merah
  • 2 bungkus kapur sirih 50 gram
  • 1 bungkus MSG (penyedap rasa) 50 gram

Caranya:
  • bahan-bahan dipotong-potong (dihaluskan)
  • dicampur dan dilarutkan dalam ember 20 liter
  • diamkan 24 jam
  • dilarutkan dengan air dalam drum 150 liter
  • diendapkan selama 24 jam
  • disiramkan ke tanaman sehingga menghasilkan tunas

Manfaat:
  • mempercepat perkembangan genetik untuk mempercepat pertumbuhan tanaman

Racikan yang berasal dari bahan alami dengan sedikit bahan kimia ini sepertinya bisa dimanfaatkan untuk tanaman lain, semoga petani kebun kita bisa makin berjaya dan gemah ripah loh jinawi tata tentrem karta raharja.

Hijaulah negeri, segarkan Indonesia.

sumber:
TVRI | Semangat Pagi Indonesia
https://www.youtube.com/watch?v=S1YGXe5Rtuk


03 November 2018 | samidirijono | arsitek |

4 komentar:

  1. mantap, makasih gan buat infonya, nggak sabar buat segera mempraktekan untuk membuatnya nih, hehehe

    BalasHapus
  2. Makasih infonya pak... Siap praktek nih

    BalasHapus
  3. Makasih infonya pak... Siap praktek nih

    BalasHapus
  4. It is always inspiring to see grassroots innovation like this emerge from real agricultural practice. Haji Bong A. Eng’s mixture shows how traditional knowledge, paired with careful observation, can create surprising gains in crop productivity. What stands out is the commitment to natural ingredients and the focus on helping farmers accelerate growth in a sustainable way. Solutions like this remind us that progress in agriculture does not always come from large laboratories. Sometimes it comes from people working directly with the land who understand its rhythms deeply.

    As these methods spread, the next opportunity is helping farmers measure outcomes consistently so they can refine what works best in their local environment. Platforms such as Tuskr test management software make it easier to document experiments, track results, and share learnings across communities. When traditional practices meet structured testing, farmers gain a stronger foundation for long term improvement.

    BalasHapus

Silakan isi komentar Anda di sini, jangan lupa sertakan nama atau e-mail

Diberdayakan oleh Blogger.