Selasa, 29 Mei 2012

Kemiskinan dan Korupsi

Menurut Bank Dunia, dengan perhitungan penghasilan kurang dari Rp7.800,00 per hari, penduduk miskin di Indonesia pada tahun 2008 tercatat 40,5 juta jiwa dan di tahun 2010 meningkat menjadi 43,1 juta jiwa. (Metro This Week pukul 18.50 Metro TV, 30 Oktober 2011)

Dalam acara Metro This Week yang ditayangkan Metro TV pada tanggal 30 Oktober 2011 itu, diberitakan bahwa menurut Bank Dunia, dengan perhitungan penghasilan kurang dari Rp7.800,00 per hari, penduduk miskin di Indonesia yang pada tahun 2008 tercatat 40,5 juta jiwa, meningkat menjadi 43,1 juta jiwa di tahun 2010.

Biduan Edo Kondologit, saat membahas pergolakan di Timika, Papua, dalam Metro Hari Ini yang dipandu oleh Zelda Savitri setengah jam sebelumnya pun mengungkap masalah kemiskinan.

Menurut Edo, "Masalah kemiskinan bukan hanya masalah di Papua saja, tapi masalah di seluruh Indonesia!


Benar! Kemiskinan memang bukan hanya milik warga Papua saja. Kemiskinan bisa kita dapati di berbagai penjuru negeri ini, bahkan di ibu kota pun kita dapat menjumpai kemiskinan. Bila di negeri yang kaya raya ini ada rakyat miskin tentulah itu akibat korupsi.


Belum tampak pemimpin negeri ini yang mampu mengatasi keadaan ini. Korupsi biang keladi masalah kemiskinan ini pun belum bisa diberantas. Seperti tiada niatan untuk memperbaiki keadaan negeri.

Komisi Pemberantasan Korupsi yang diharapkan mampu mengoyak borok korupsi pun tak bertaring. Apa karena cara perekrutan yang salah? Atau sengaja dicari orang yang tidak bersih supaya mudah dikendalikan?

Kenapa untuk calon KPK itu harus mengajukan lamaran? Tidak bisakah dicari dan ditemukan orang yang jujur dan berani untuk dilamar guna menduduki jabatan itu? Amerika pernah melakukan yang seperti itu saat mereka hendak membongkar kejahatan Al Capone, bukankah cara seperti itu bisa ditempuh? Dan lebih murah biayanya!

Di sisi lain, sulitkah untuk mengetahui seseorang itu koruptor atau bukan? Berapa gajinya dan seperti apa rumahnya? Bukankah ini cara termudah untuk tahap awal mengetahui koruptor atau bukan?

Miskinkan koruptor, kalau tidak mau ada hukuman mati! Penjarakan dan ambil seluruh hartanya untuk negara. Wujudkan Indonesia sejahtera bebas dari koruptor.

Janganlah berpikir rumit bila ada hal mudah yang bisa dilakukan.

29 Mei 2012 | samidirijono | arsitek |

Tidak ada komentar: